BRI Super League akan menggunakan sistem pembagian hadiah berbeda. (Liputan 6)
BRI Super League saat ini sudah memasuki pekan ke-33. Persib Bandung masih memimpin klasemen sementara dengan raihan 75 poin, diikuti Borneo FC yang memiliki jumlah poin sama. Sementara itu, Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 65 poin.
Dengan hanya menyisakan dua pertandingan, persaingan gelar juara dipastikan hanya menjadi milik Persib Bandung atau Borneo FC.
Skema Pembagian Hadiah BRI Super League
Baik Persib Bandung maupun Borneo FC nantinya akan menerima hadiah dengan nominal yang berbeda, meskipun menggunakan skema pembagian yang sama. Sistem ini dikenal dengan istilah variable contribution, yaitu pembagian hadiah berdasarkan beberapa aspek, seperti posisi akhir klasemen, rating siaran televisi, dan share tayangan TV yang akan diakumulasikan di akhir musim.
Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Direktur Operasional I.League, Asep Saputra.
“Dalam beberapa musim terakhir, hadiah uang Championship atau Liga 2 memang kami umumkan,” ujar Asep Saputra dari I.League kepada awak media termasuk di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
“Tetapi kalau Super League, sistemnya agak berbeda karena setiap bulan kami memberikan fixed contribution kepada klub.”
“Berikutnya, ada yang namanya variable contribution. Variable contribution ini sifatnya sesuai dengan perhitungan tiga aspek.”
“Tim peringkat satu, dua, tiga, sampai ke-15 itu angkanya berbeda secara menurun. Tiga tim terakhir malah tidak menerima sama sekali.”
“Lalu ada juga perhitungan berdasarkan rating dan share tayangan TV, yang nilainya baru dilihat di akhir musim. Besaran yang diterima setiap klub tentu berbeda-beda. Sebetulnya, itulah bentuk hadiah yang diterima klub,” jelas Asep Saputra.
Jika disederhanakan, klub yang menjadi juara di akhir musim tidak hanya mendapatkan hadiah berdasarkan posisi akhir klasemen, tetapi juga dari tingkat popularitas klub yang diukur melalui rating dan share siaran televisi.
Mirip dengan Premier League
Skema pembagian hadiah ini sekilas mirip dengan Premier League. Baik Premier League maupun BRI Super League sama-sama memberikan pendapatan kepada klub berdasarkan hasil akhir klasemen dan hak siar televisi.
Namun, terdapat perbedaan mendasar. Premier League menerapkan sistem equal share, yaitu pembagian pendapatan yang relatif merata kepada seluruh klub peserta tanpa terlalu bergantung pada posisi akhir klasemen.
Sistem tersebut diterapkan untuk menjaga tingkat kompetitif liga sekaligus mengurangi kesenjangan ekonomi antarklub.
Gimana? Makin tertarik mengulas sisi-sisi lain tentang sepak bola? Yuk, langsung kepoin ulasan-ulasan menarik lainnya serta update berita terbaru di thefansfootball.com