
Barcelona berhasil memastikan langkah ke perempat final Copa del Rey setelah menaklukkan klub divisi dua, Racing Santander, pada Jumat (16/1/2026) dini hari WIB. Kemenangan Blaugrana ditentukan oleh gol Ferran Torres dan Lamine Yamal, yang masing-masing mencatatkan satu gol dalam laga tersebut.
Sejak menit awal, tim asuhan Hansi Flick tampil dominan dengan penguasaan bola tinggi dan tekanan konstan ke pertahanan tuan rumah. Racing Santander dipaksa bermain lebih bertahan, meski sesekali mampu melancarkan serangan balik yang cukup merepotkan.
Dua penyerang Racing, Suleiman Camara dan Giorgi Guliashvili, sempat melepaskan tembakan tepat sasaran. Namun, peluang tersebut berhasil dimentahkan dengan baik oleh kiper Barcelona, Joan Garcia, yang tampil sigap di bawah mistar.
Di sisi lain, lini serang Barcelona terlihat kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Racing, yang saat ini merupakan pemuncak klasemen Segunda Division. Bahkan, peluang on target pertama Blaugrana baru tercipta pada menit ke-44 melalui sepakan Marcus Rashford, yang masih mampu ditepis oleh kiper Racing, Jokin Ezkieta.
Gol Ferran Torres Buka Jalan Barca

Memasuki babak kedua, Barcelona meningkatkan intensitas permainan. Rashford kembali mengancam pertahanan Racing pada menit ke-49, sebelum akhirnya kebuntuan pecah di menit ke-66.
Ferran Torres sukses mencetak gol pembuka setelah lolos dari jebakan offside dan memanfaatkan umpan terobosan matang dari Fermín López. Torres dengan tenang melewati Ezkieta sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Meski kebobolan, Ezkieta tetap tampil impresif. Dua peluang beruntun dari Robert Lewandowski dan Fermín López pada menit ke-79 berhasil digagalkan melalui refleks cepat dan penyelamatan krusial.
Racing sempat mencetak gol melalui skema serangan balik cepat yang diselesaikan oleh Manex Lozano pada menit ke-77. Namun, gol tersebut dianulir karena offside. Lozano kembali mencetak gol di menit ke-86, tetapi lagi-lagi dianulir akibat posisi offside.
Barcelona akhirnya memastikan kemenangan lewat gol Lamine Yamal pada menit ke-95, memanfaatkan assist dari Raphinha, sekaligus menutup laga dengan skor meyakinkan.
Apresiasi Tinggi untuk Joan Garcia

Penampilan gemilang Joan Garcia menjadi salah satu sorotan utama dalam laga ini. Kiper muda Barcelona tersebut mendapat banyak pujian dari pelatih maupun rekan setimnya.
Garcia mencatatkan rating 8,2, tertinggi kedua dalam pertandingan ini setelah Lamine Yamal (8,6). Ia juga melakukan tiga penyelamatan krusial yang menjaga gawang Barcelona tetap perawan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mengaku terkesan dengan performa sang kiper.
“Sangat penting bagi kami mencatatkan clean sheet hari ini. Joan Garcia benar-benar menyelamatkan tim dari kebobolan,” ujar Flick kepada Barca TV.
“Dia adalah kiper utama kami dan tampil luar biasa.”
Bek Barcelona, Pau Cubarsí, turut memberikan pujian. Ia mengakui Garcia menyelamatkan tim setelah kesalahan yang sempat ia lakukan.
“Saya sempat melakukan kesalahan dan itu hampir berbuah gol. Untungnya Joan Garcia berhasil menghentikan peluang tersebut,” kata Cubarsí.
Performa apik ini menjadi modal berharga bagi Garcia untuk terus menjadi pilihan utama Flick. Musim ini, mantan kiper Espanyol tersebut telah tampil 19 kali di semua kompetisi dengan catatan hanya kebobolan 16 gol.
Statistik tersebut juga menjadi bekal penting jelang persaingan dengan Marc-André ter Stegen, yang baru tampil satu kali musim ini akibat cedera.
Gimana? Makin tertarik mengulas sisi-sisi lain tentang sepak bola? Yuk, langsung kepoin ulasan-ulasan menarik lainnya serta update berita terbaru di thefansfootball.com
Sumber: ESPN, Transfermarkt, Detik